Stand Up Comedy


Ini bukan awalku, ini juga bukan akhirku. Awal yang agak malu untuk ngomong depan orang banyak. Perlahan semuanya lepas, Tak memikirkan apapun yang menyela. Tak juga memikirkan siapapun yang mencoba merubuhkan keyakinan. Ini pencapaian terbesar-ku, berada dihadapan banyak orang, 150ribu kasat mata meminta hidangan yang lucu dan berkelas. Dengan wajah melas, mengelak, melontarkan kemudian dipatahkan. Aku yang dulu suka menutupi diriku rapat-rapat, membuka pembicaraan hebat. Mengenai keresahan dan kegelisahan yang semoga semua mendengarkan. Aku tak pernah berfikir menyajikan pertunjukan bersama idola-idolaku, yang mengajarkan apa itu Stand Up Comedy dan mengajarkan apa itu makna dari setiap bit. Dan cara membelokan bahasan yang begitu kewren. Meresapi kata demi kata yang terucap. Memainkan alur cerita yang dikemas kuat.Dan menjadikan aku sebagai lakon drama yang menunggu riuh tepuk tangan.

Ini bukan akhirku, Ini pengalaman terbesarku.
Dipuji jangan langsung meninggi, pujian adalah racun. Dikritik jangan langsung marah, itu yang membuatmu naik satu tingkat. Untukmu yang sedang atau pernah diremehkan jangan pernah takut berjuang, tunjukan dan buktikan kamu tidak mudah dijatuhkan. Tidak mudah tumbang. Meski ribuan orang mendobrakmu. Angkat badanmu tegakan. Buktikan kamu adalah yang terbaik diantara kicauan dan racauan orang yang tidak menyukaimu.


Comments

Popular posts from this blog

Quotes Konspirasi Alam Semesta (Book Review)

Quotes Catatan Juang karya Fiersa Besari (Book Review)

Buku Arah Langkah karya Fiersa Besari (Book Review)