Posts

Showing posts from June, 2015

Traksin setrum

Patah dan lagi-lagi dipatahkan. Tersenyum meilhat penderitaan. Menertawakan hidup kini yang aku lakukan. Menyiasakan rindu yang tabah. Mengganti luka menjadi tawa. Mengganti benci menjadi suci. Untuk menemukanmu saja aku perlu mematahkan hati berkali-kali, Lalu kamu memilih meninggalkan? Aku hanya diam. Memendam benci dalam-dalam.Memikul rindu kuat-kuat.

Kamu memilih meninggalkan? Aku siap ditinggalkan.

Hidup kadang sebodoh itu. Jalan menuju kemana saja. Karna aku percaya cinta akan membawa pada tujuan. Menuju terang benerang. Meninggalkan yang gelap. Terlelap kemudian menggelap. aku paham bahwa cinta adalah terang. Berjalan dan berjalan diantara lampu taman. menyisakan isak isak tangis. karna kau sudah mulai gelisah. Atas semua rindu yang tersisa. dan semua putus asa yang terasa. Meninggalkan adalah cara terbaik katamu.

Kamu memilih melupakan? Aku siap dilupakan.

Menyempatkan rasa gelisah, untuk singgah. Menunggu semua kabar, menunggu rindu terbalas. Sampai kapan? Entah. Ka…